Bilang Aja Gak! Kampanye BRI Perangi Kejahatan Social Engineering

jpnn.com, JAKARTA - Kejahatan berbasis digital makin berkembang seiring pesatnya teknologi.
Diperlukan kewaspadaan dan antisipasi ketika menerima informasi yang tak jelas sumbernya.
Termasuk pada kejahatan perbankan yang biasa disebut social engineering atau soceng.
Soceng adalah tindak kejahatan yang memanipulasi psikologis korban sehingga membocorkan data pribadi dan data transaksi perbankan korban.
Media yang digunakan pelaku untuk mendekati korban pun beragam, mulai dari telepon, SMS, e-mail, media sosial, dan lainnya.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memberikan edukasi dan langkah praktis menghindari diri terjebak dari soceng.
Salah satunya dengan campaign #BilangAjaGaK untuk menolak mentah-mentah segala modus penipuan di platform digital.
Berikut berbagai modus tersebut di antaranya:
BRI memberikan edukasi dan langkah praktis menghindari diri terjebak dari kejahatan social engineering
- BRI Life Beri Perlindungan Double Care untuk Ribuan Pemudik
- Jadi Bank Paling Terdepan, BTN Raih MSCI ESG Ratings AA
- Gandeng Schroders & Fullerton, BNI Luncurkan Layanan Wealth Management di Singapura
- Dittipidsiber Bareskrim Polri Ungkap Kejahatan Online Berkedok Investasi Kripto Skala Internasional
- Survei Ipsos Ungkap Bank Digital Paling Populer di Kalangan Anak Muda
- BRI Life Catat Total APE Bancassurance Capai Rp 3,416 triliun