Bima Arya Akan Melaporkan Masalah Ini kepada Gubernur Anies Baswedan

jpnn.com, JAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkap hasil temuannya bersama Tim Ekspedisi Ciliwung setelah menyisir sungai tersebut dari Bogor hingga Jakarta.
Selama ekspedisi tersebut, Bima Arya dan rombongan menemukan banyak tumpukan sampah, pendangkalan sungai, dan limbah industri rumahan di sepanjang Sungai Ciliwung.
Temuan ini disampaikan Bima Arya setelah Tim Ekspedisi Ciliwung Bogor-Jakarta tiba di garis finish di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (11/11) sore.
Menurut Bima Arya, Ekspedisi Ciliwung Bogor-Jakarta dimulai Selasa (1011) pagi dari Kelurahan Sukaresmi di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, hingga Kota Depok.
Perjalanan dari Kota Bogor ke Kota Depok sambil melakukan pemetaan persoalan, memakan waktu sekitar delapan jam.
Setelah istirahat di Kota Depok, ekspedisi dilanjutkan lagi pada Rabu pagi, dari Kota Depok menuju ke di Pintu Air Manggarai dan tiba di tujuan akhir sore hari.
"Perjalanan dari Kota Depok ke Manggarai juga sekitar delapan jam. Sedangkan perjalanan seluruhnya dari Kota Bogor ke Pintu Air Manggarai sekitar 70 km," kata Bima Arya.
Bima Arya bercerita bahwa di sepanjang perjalanan susur sungai itu dirinya bersama rombongan menemukan banyak tumpukan sampah serta limbah industri rumahan.
Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan kalau masalah ini tidak dibehani akan begini-begini saja.
- Air Sungai Meluap, 7 Desa di Aceh Selatan Terendam Banjir
- Kapolda Riau Pastikan Antisipasi Bencana di Jalur Riau-Sumbar
- Mega Insurance & Lifepal Bayar Klaim Kendaraan Korban Banjir Bekasi dengan Proses Cepat
- Ada Genangan Air di Batang, Kereta Api Gumarang Terhenti di Semarang Hampir 2 Jam
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar