Bima Arya : PAN Stabil, Golkar Hancur
Selasa, 14 April 2009 – 20:44 WIB
Keberhasilan PAN tampil sebagai partai yang stabil, tidak lepas dari strategi beriklan di media massa. ''Selain menggunakan strategi artis, Strategi beriklan satu miliar setiap desa nampaknya juga berhasil meraih hati massa,'' ujar Bima. Namun, kata Bima, lebih dari itu, dibawah kepemimpinan Sutrisno Bachir PAN berhasil mengubah dirinya dari Partai Kharismatik menjadi partai modern.''Artinya, transformasi regenarasi PAN saat ini berhasil.'' PAN berpotensi sebagai partai masa depan, yang sudah tidak menggantungkan pada satu tokoh kharismatik.
Ini yang membedakan PAN dengan partai-partai lain seperti PDIP, Golkar atau Demokrat. ''Pada lima tahun ke depan, setelah SBY sudah tidak bisa mencalonkan kembali sebagai Capres, Demokrat akan kehilangan figur. Dan kalau tidak bisa diantisipasi, bisa habis.''
Dengan keberhasilannya itu, kini PAN memang bisa memilih. Apakah akan bergabung dengan gerbongnya Demokrat dengan mengambil porsi sebagai wapres, atau kabinet yang diperbanyak. Atau sebaliknya, PAN bisa membentuk Blok Alternatif, bersama-sama dengan Partai Gerindra dan Hanura beserta partai-partai kecil lainnya. Saat ini PAN memiliki peluang di mana blok mana saja.''Tetapi, menurut saya, yang paling menjanjikan ya bergabung dengan blok Demokrat,'' Bima Arya menegaskan.
JAKARTA-Ada tiga kelompok partai politik paska pemilu 2009 ini. Pertama partai politik yang meraih prestasi cemerlang, Stabil dan Hancur. Partai
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Respons Jokowi terkait Keinginan Tim Transisi Pramono Anung
- Spanduk Dukungan Afriansyah Noor Jadi Ketum PBB Bertebaran di Muktamar VI
- Wah, Ada Anwar Usman di Sidang Sengketa Pilkada 2024
- Partai Garda Punya Logo Baru, Ahmad Ridha Sabana Ungkap Maknanya
- Afriansyah Noor Tegaskan Siap Maju jadi Caketum PBB, Singgung Nama Yusril
- Menjelang Muktamar PBB, Bang Ferry Diunggulkan Jadi Ketua Umum