Bima Jalesveva
Oleh: Dahlan Iskan
.jpeg)
Akhirnya pemeran Sengkuni ditemukan. Yakni diambilkan dari pemain wayang profesional anggota perkumpulan wayang orang Bharata, Jakarta.
Lakon Pandawa Boyong ini praktis sama dengan lakon Perang Bharatayuddha. Episode ini panjang sekali.
Juga ada bagian yang sangat mengharukan. Yakni dialog Dewi Kunthi dengan anak sulungnya, Adipati Karna, yang menyeberang ke pihak Kurawa. Juga saat Srikandi harus perang melawan Bhisma.
Episode Pandawa Boyong ini dipentaskan tiga jam. Tetapi karena pemerannya berbintang semua jatuhnya tidak membosankan. Orang ingin tahu pejabat tinggi siapa mainnya seperti apa.
Laksamana Yudo tentu yang paling menghayati perannya. Antara lain karena ia sendiri penggemar budaya Jawa. Ia orang desa di Madiun. Desa Garon yang dulu sering tergenang.
Rumah kelahirannya itu kini tidak jauh dari lampu bangjo exit toll Madiun. Kalau belok kanan ke rumah Kirun. Belok kiri ke rumah Yudo. Di dekat bangjo itu kini dihiasi monumen tank.
Desa itu di zaman Yudo kecil selalu banjir. Sawah tergenang. Petani susah produktif.
Hasil andalan desa itu: tikar mendong. Yakni alas tidur terbuat dari anyaman daun mendong. Itulah yang subur di area yang sering tergenang air.
INI acara hanya tingkat RT, tetapi yang hadir Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Dengan istri pula: Brigjen Pol Veronica Yulis Prihayati.
- Jenderal Sigit Bilang Oknum yang Mengeplak Wartawan Bukan Ajudan Kapolri
- Pengakuan Pewarta Foto Antara yang Dikeplak Ajudan Kapolri
- Ajudan Kapolri Ancam Tempeleng Satu per Satu Kepala Jurnalis
- One Way Nasional GT Kalikangkung-Cikatama, Kapolri Bicara Tol Gratis
- Mata Jitu
- Arus Balik Lebaran 2025, Kapolri Sampai Bilang Cukup Luar Biasa