BIN Ungkap Masjid Terpapar Radikalisme, Serikat Buruh Sewot

Selain itu, dia juga mendesak Presiden Joko Widodo mencopot kepala BIN karena sudah merugikan nama baik BUMN yang sudah dikelola secara baik oleh karyawan BUMN dengan kebijakan-kebijakan yang diterapkan dalam pemerintahan Joko Widodo.
"Jika tidak ada respons atas protes kami maka kami akan mengkonsolidasi kawan-kawan pekerja BUMN untuk melakukan aksi demo kepung kantor BIN," tandasnya.
Sebelumnya, Jubir Kepala BIN Wawan Hari Purwanto telah menggarisbawahi bahwa paham radikal disampaikan oleh sekitar 50 penceramah di 41 masjid di lingkungan pemerintah, baik kementerian lembaga maupun BUMN.
Dengan demikian, kata Wawan, bukan masjidnya yang menyebar paham radikalisme. BIN juga sudah melakukan pendekatan terhadap para dai tersebut untuk mengubah konten ceramahnya.(fat/jpnn)
pernyataan pejabat BIN mengenai 41 masjid di lingkungan pemerintahan yang terpapar paham radikalisme diprotes oleh serikat pekerja BUMN
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Akademisi Ungkap 2 Tantangan Tata Kelola Intelejen di Indonesia
- Ingin Lebih Dekat dengan Masyarakat Luas, BIN Luncurkan Akun Resmi di Medsos
- Polisi Periksa Mobil Eks Anggota BIN yang Terbalik di Marunda
- Ciri-Ciri Mayat di Marunda, Ditemukan Kartu Anggota TNI-BIN
- Panglima TNI Menunjuk Letjen Nugroho Sulistyo Budi menjadi Kepala BSSN
- Forum ILO: Serikat Buruh Indonesia Tekankan Pentingnya Kolaborasi di Era Digital