Bisakah Kita Terbebas dari Virus Corona dan Bagaimana Caranya?
Jumat, 07 Agustus 2020 – 23:13 WIB

Penggunaan plasma darah dari pasien yang telah sembuh seperti Damian Fawkner menjadi salah satu upaya yang dilakukan para tenaga medis dalam mengobati pasien COVID-19. (ABC News: Jack Fisher / Ben Spraggon)
Ketika bersembunyi di dalam sel, ia mengikat protease virus ...
... dan menghentikan jaringan protein agar tidak terpotong.
Ini digunakan dengan ritonavir, yang bertindak seperti pengawal untuk membantu melindungi lopinavir.
Seperti hydroxychloroquine, hampir semua data yang menunjukkan bagaimana obat HIV ini bekerja pada virus corona berasal dari tabung reaksi.
Dalam ujicoba acak skala kecil pada 200 pasien di China, orang yang minum obat sembuh sehari lebih cepat daripada yang tidak, tapi perbedaannya tidak signifikan secara statistik.
Artinya, hal ini bisa terjadi secara kebetulan.
Namun, para peneliti memasukkan kombinasi HIV dalam tujuh percobaan di lebih dari 20.000 pasien.
Dalam upaya menemukan pengobatan COVID-19 untuk menyelamatkan jiwa pasien, para ilmuwan telah mencoba berbagai hal
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana