Bisakah Kita Terbebas dari Virus Corona dan Bagaimana Caranya?
Jumat, 07 Agustus 2020 – 23:13 WIB

Penggunaan plasma darah dari pasien yang telah sembuh seperti Damian Fawkner menjadi salah satu upaya yang dilakukan para tenaga medis dalam mengobati pasien COVID-19. (ABC News: Jack Fisher / Ben Spraggon)
78/5000
Ini menyebabkan mesin fotokopi RNA macet dan RNA pendek dan tidak lengkap dibuat.
Tidak hanya blok bangunan cerdik yang dimasukkan ke dalam RNA virus, tapi remdesivir juga dapat 'mengelabui' kapasitas pemeriksaan virus, yang akan mengatasi penyumbatan.f
Setiap hari sangat berharga
Langkah putus asa dan tergesa-gesa untuk mendapatkan obat virus corona menjadikan dunia penelitian klinis sebagai pusat perhatian.
Bahkan ada pihak yang sudah menggelar konferensi pers bahkan sebelum ujicobanya selesai.
Remdesivir menjadi obat virus corona pertama yang disetujui di Australia dan telah digunakan untuk pasien, meskipun uji klinis belum selesai.
Dan hasilnya?
Pasien yang memakai remdesivir pulih setelah 11 hari, dibandingkan dengan pasien yang tidak memakai yaitu 15 hari.
Dalam upaya menemukan pengobatan COVID-19 untuk menyelamatkan jiwa pasien, para ilmuwan telah mencoba berbagai hal
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana