Bisnis Hotel di Surabaya Masih Istimewa
Selasa, 04 Juli 2017 – 22:26 WIB

Ilustrasi hotel. Foto: Kaltim Post/JPNN
Berbeda dengan Jogjakarta, selain pebisnis dan MICE, ada pasar wisatawan.
Karena itu, rata-rata tingkat hunian kamar mencapai 60 persen.
Soegianto menambahkan, untuk Surabaya, pihaknya optimistis tingkat hunian kamar bisa menembus 70 persen.
Pada awal bulan ini, lanjut dia, pihaknya sudah melakukan groundbreaking Hotel Platinum Surabaya dengan proyeksi waktu pengerjaan selama dua tahun.
Dengan demikian, hotel yang terdiri atas 258 kamar setinggi 22 lantai tersebut siap beroperasi pada 2019.
Secara total, luas lahan yang dikerjakan mencapai tiga ribu meter persegi.
Tidak hanya mempertahankan bagian depan, ucap Soegianto, pihaknya pun akan mengakomodasi nuansa heritage.
Seluruh hotel yang dikembangkan tersebut dikelola sendiri.
Investor masih menjadikan bisnis hotel di Surabaya sebagai salah satu bidikan utama.
BERITA TERKAIT
- Ambil Alih 99% Saham CKBD, CBDK Hadirkan Hotel Bintang 5 di Kawasan NICE
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- KAI Daop 8 Tes Narkoba Kepada 100 Pekerja, Ini Hasilnya
- Info Penting, Masyarakat Surabaya Harap Lakukan Ini Sebelum Mudik Lebaran 2025
- Inilah Hasil Drawing Barati Cup International East Java 2025
- Kamar 503 Hotel Grand Hap Solo Kebakaran, Ini Info Polisi