Bisnis Tempat Dugem Melorot, 95 Gulung Tikar

jpnn.com - jpnn.com - Bisnis tempat dugem di Kota Surabaya belakangan ini sedang lesu. Selama empat tahun terakhir saja, yang gulung tikar sebanyak 95 tempat.
Menurut data dari dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar) pemkot, jumlah RHU pada 2013 mencapai 173 lokasi.
Tapi tahun lalu tinggal 78 lokasi. Meski demikian, pemkot menolak jika hal itu dikaitkan dengan rencana penurunan pajak RHU.
Dewan dan pemkot memang sedang membahas perda tentang pajak hiburan. Dalam draf perda tersebut, pajak untuk tempat hiburan akan dilorot.
Kepala Disbudpar Widodo Suryantoro menegaskan, rencana penurunan pajak RHU berdasar prinsip kesesuaian dengan daerah lain.
"Sempat ada permintaan, di Jakarta saja pajak tidak sampai 50 persen, kenapa Surabaya 50 persen," katanya.
Dia juga mengatakan, pajak bukan penentu pertumbuhan RHU.
Yang menarik, Widodo menegaskan bahwa rencana penurunan pajak RHU berasal dari raperda usulan dewan.
Bisnis tempat dugem di Kota Surabaya belakangan ini sedang lesu. Selama empat tahun terakhir saja, yang gulung tikar sebanyak 95 tempat.
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Ekonom Sebut saatnya Reformasi Fiskal untuk Menjaga APBN
- Tim DJP Jatim III Dilaporkan ke KPK Terkait Pemeriksaan Pajak PT Arion Indonesia
- Sri Mulyani Laporkan Defisit APBN Februari, Jangan Kaget ya!
- YouTuber Ridwan Hanif Bagikan Pengalamannya Gunakan CPD Carnet saat Touring 3 Negara
- Usut Kasus Pajak, KPK Panggil Bos PT Wildan Saskia Valasindo dan Bahari Buana