Bisnis Yachting Sabang-Langkawi-Phukat Bakal Dipromosikan

Lalu, Fauzie Husei, CEO of Sabang Autohoriy Free Trade Zone, Mr. Firman Abdul Shukor, Halim Mazmin Berhad - Malaysia.
Kemudian Marieke Derks, Organizer Sail Thailand Rellies on behalf SM Tachting SDN - Malaysia.
Mereka sepakat untuk mempromosikan bersama Triangular Sailing Passage, antara Langkawi, Phuket and Sabang.
Phuket sendiri, akan menyusul untuk penandatanganan MoU.
Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Kobkarn Wattanavrangkul saat bertemu Menpar di Centara Grand Hotel and Convention Center, Bangkok.
"Kami akan pastikan dalam waktu cepat. Di Phuket ada empat marina. Kami akan segera tindak lanjuti," jelas Kobkarn Wattanavrangkul.
Dia mengakui, regulasi di yacht itu berbeda-beda di setiap negara, karenanya mungkin butuh sedikit waktu untuk menyelesaikan urusan itu.
Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Indroyono Soesilo yang memberi sambutan setelah penandatangan MoU itu memutar video Sail Sabang 2017.
Tidak ada rival abadi. Hanya ada kepentingan yang abadi. Itulah yang membuat Indonesia - Malaysia duduk bersama, kompak untuk tujuan yang sama.
- Menpar Widiyanti Sebut Peringatan Nuzulul Qur'an Momen Memperkuat Nilai-nilai Kebajikan
- Wamenpar Ni Luh Puspa Petakan Potensi Wisata di Bali Timur, Ini Tujuannya
- Backstagers Indonesia Serahkan Manifesto Peta Jalan Industri Event ke Kemenpar
- Menpar Widiyanti Sampaikan 3 Poin Utama yang Perlu Diperbaiki di RUU Kepariwisataan
- Wamenpar Ajak Wisatawan Nikmati Wisata Alam di DeLoano Glamping Magelang
- Endry Lee, Sosok di Balik Kesuksesan MensaPro Indonesia