Blokade Assad Bikin Ratusan Ribu Anak Terancam Malnutrisi
Kamis, 28 Desember 2017 – 09:30 WIB

Ghouta Timur porak-poranda akibat perang saudara Syria. Foto: Al Jazeera
Pemerintah Syria berkali-kali memblokade wilayah-wilayah yang dikuasai para kelompok militan. Assad menggunakan kelaparan sebagai senjata agar mereka menyerah.
Berdasar kesepakatan gencatan senjata yang dipelopori Rusia, Turki dan Iran, Ghouta Timur sebenarnya adalah zona de-eskalasi. Artinya, penduduk di wilayah itu seharusnya bebas dari serangan udara dan pertempuran.
Tetapi, kenyataan di lapangan berbeda. Pertempuran dan blokade tetap berlangsung. PBB mengungkapkan, 130 ribu anak-anak di wilayah tersebut menderita malanutrisi parah karena perang selama 7 tahun itu. (sha/c16/any)
Kondisi penduduk Ghouta Timur memang mengenaskan. Assad dan pasukannya telah memblokade dan membombardir wilayah tersebut sejak 2013
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Assad Buka Suara Lebih dari Seminggu Setelah Digulingkan
- Erdogan Jorjoran Menyokong Musuh Assad, Apa Kepentingan Turki di Suriah?
- Tolak Bom
- Rezim Assad Tumbang, Jerman Langsung Tutup Pintu untuk Warga Suriah
- Dunia Hari Ini: Warga Suriah Mengambil Barang-barang di Istana Assad
- Muhammad al-Julani Jadi Sosok Penting Penggusur Bashar al-Assad, Inilah Profilnya