Blokade Jalan Trans Papua Barat Dibuka Paksa, Kapolresta Manokwari Tegas Bilang Begini

Namun, implementasi kearifan lokal kerap disalahgunakan demi mewujudkan kepentingan sekelompok orang.
"Negara tidak akan kalah dengan orang-orang yang punya kepentingan pribadi," ucap dia.
Kepolisian, kata dia, terlebih dahulu melakukan negosiasi dengan pihak keluarga korban yang melakukan blokade jalan.
Upaya tersebut tidak dihiraukan oleh kelompok warga, sehingga anggota kepolisian membuka paksa blokade ruas jalan Trans Papua Barat.
"Satu pelaku yang tembak anggota polisi dengan busur sudah ditangkap," tegas Benny.
Ia menuturkan bahwa pihaknya telah mengindentifikasi sejumlah pelaku yang diduga menjadi otak di balik aksi blokade ruas jalan Trans Papua Barat.
Tidak menutup kemungkinan, korban pembegalan juga dapat dijadikan sebagai tersangka jika terbukti menjadi otak dari aksi tersebut.
"Yang seharusnya korban, kami bisa jadikan tersangka. Pemalangan ini mengganggu stabilitas keamanan," tutur dia.
Polisi membuka paksa blokade ruas Jalan Maruni, Trans Papua Barat, yang dilakukan massa di Manokwari, pada Senin (7/8/2023).
- Iptu Tomi Marbun Hilang Saat Operasi Penangkapan Pentolan KKB, Polda Papua Barat Bentuk Posko Pencarian
- Sobat Aksi Ramadan 2025 Wujud Kehadiran Pertamina Bagi Masyarakat Aimas di Sorong
- 2 Begal Sadis Beraksi di Tempat Sepi, Korban Terkena Sabetan Golok
- Bandara Rendani Manokwari Diusulkan Ganti Nama Menjadi Ottow-Geissler, Ini Alasannya
- Polisi Gulung Kawanan Begal yang Beraksi di BKT, Nih Barang Buktinya
- Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Hilang, TNI Kerahkan Pasukan