BMKG dan Damri Dukung Pemulihan Pariwisata Tanjung Lesung

“EEWS berfungsi sebagai sistem monitoring pendeteksi gempa bumi di hulu, system autometic processing yang mengolah secara cepat dan sistem diseminasi penyebarluasan informasi peringatan dini di hilir,” ujarnya.
Alat itu ditujukan kepada masyarakat disertai saran untuk menyelamatkan diri. BMKG juga memasang intensity meter guna mengetahui dampak bencana yang terjadi serta akselerograf.
Perwakilan Perum Damri Serang Ari Susanto mengatakan, pihaknya juga siap mendukung pemulihan dan kebangkitan parisiwata Banten.
“Damri siap mendukung Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung yang mana event Festival Tanjung Lesung telah masuk dalam calendar of event Kemenpar melalui pembukaan dua trayek baru yaitu Merak-Tanjung Lesung dan Bandara Internasional Soetta-Tanjung Lesung,” ujar dia. (jos/jpnn)
PT Banten West Java mengajak semua pihak, terutama masyarakat Banten, untuk bahu-membahu membangkitkan pariwisata Tanjung Lesung pascatsunami 2018 lalu.
Redaktur & Reporter : Ragil
- BMKG Sebut Jakarta Diliputi Awan Tebal Hari Ini, Ada Hujan Juga
- Peringatan Dini BMKG, Waspada Gelombang Tinggi di Kepri
- Sejumlah Daerah Diguncang Gempa, Magnitudo 6.0 di Wanokaka NTT
- H-5 Lebaran, Sungai Musi Mengalami Pasang Setinggi 3,4 Meter
- Prakiraan Cuaca Hari Ini, Warga Jakarta Siap-Siap Bawa Payung
- Soal Penolakan Damri Pangandaran, Dedi Mulyadi Siap Pasang Badan