BMKG: Tetap Waspada Gempa Susulan

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami dengan tingkat ancaman waspada yang artinya maksimum ketinggian tsunami sekitar setengah meter.
Berdasarkan hasil monitoring menggunakan alat pengukur muka air laut dari Badan Informasi Geospasial (BIG) menunjukkan sempat ada kenaikan muka air laut setinggi tujuh sentimeter di stasiun Reo dan Maropokot.
Menurut BMKG, walaupun peringatan tsunami telah berakhir, tetapi gempa susulan masih akan terjadi. Hingga pukul 12.40 WITA, tercatat ada 15 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo maksimal 5,6 dan kecenderungannya melemah.
Dwikorita juga menegaskan agar masyarakat terus memastikan informasi yang hanya bersumber dari kanal informasi dan komunikasi resmi yang telah terverifikasi yaitu melalui media sosial info BMKG ataupun website www.bmkg.co.id.
Hingga saat ini BMKG belum mendapatkan info tambahan terkait dampak yang ditimbulkan dari gempa yang terjadi siang tadi. (antara/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan masyarakat sudah diperbolehkan untuk kembali ke rumah dan melakukan aktivitas seperti biasanya.
Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Meylinda Putri Yani Mukin
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- BMKG Sebut Jakarta Diliputi Awan Tebal Hari Ini, Ada Hujan Juga
- Peringatan Dini BMKG, Waspada Gelombang Tinggi di Kepri
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- Prabowo Bakal Lepas Misi Kemanusiaan ke Myanmar 3 April
- Info Terbaru Gempa Myanmar, Jumlah Korban dan yang Hilang