BNPT dan CUTA Belgia Kerja Sama dalam Penanggulangan Terorisme

Boy mengakui tantangannya mungkin tidak serupa, namun penandatanganan MoU ini memberikan kesempatan bagi Indonesia dan Belgia untuk berbagi pelajaran, dan praktik terbaik dalam mengatasi tantangan tersebut.
"Belgia menghadapi isu meningkatnya ekstremisme sayap kanan, Indonesia pada saat yang sama menghadapi masalah kelompok ekstremis,” kata Boy.
Menteri Dalam Negeri Belgia Annelies Verlinden menjelaskan pihaknya dan Indonesia telah beberapa kali dihadapkan dengan aksi-aksi terorisme, sehingga kerja sama yang maksimal harus dilakukan.
“CUTA Belgia memiliki banyak keahlian di bidang analisis ancaman dan telah terkenal secara internasional, tentunya hal ini akan sangat mendukung dalam implementasi kerja sama ini," jelas Verlinden.
Kepala CUTA Belgia Gert Vercauteren menambahkan terorisme dan ekstremisme merupakan idelogi transnasional yang melampau batas negara.
Pihak Belgia yang berada di Eropa dan menjadi anggota Uni Eropa sangat mendukung terlaksananya implementasi MoU ini dapat terselenggara dengan baik.
“Hubungan yang baik diperlukan untuk lebih memahami situasi satu dengan lainnya. Mulai hari ini, kami sekarang juga secara resmi bekerja sama dengan Indonesia dalam kerangka ini," ujar Gert Vercauteren. (cuy/jpnn)
BNPT dan CUTA Belgia sepakat untuk bekerja sama dalam penanggulangan terorisme di tingkat nasional dan regional.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
- Dedi Mulyadi Buka Opsi Revisi Kerja Sama dengan TNI AD
- Kemendagri Teken MoU dengan Lintas K/L untuk Perkuat Sinergi Penyelesaian RTRW-RDTR
- Waka MPR Penuhi Undangan ADB, Jajaki Peluang Investasi di Bidang Teknologi Karbon Rendah
- Vietnam Mitra Strategis Indonesia di ASEAN, Waka MPR: Kerja Sama Harus Ditingkatkan
- Genjot Produksi Migas, Pertamina dan Pindad Jalin Kerja Sama di Bidang Manufaktur
- Telkom Memperkuat Digitalisasi RS Dadi Keluarga Ciamis Lewat Layanan NeuCentrIX