Bobot Foto Kalahkan Berita Tulis
Rabu, 05 Desember 2012 – 19:31 WIB

Foto hasil jepretan Andri Ginting yang memenangkan Anugerah Adiwarta 2012.
JAKARTA - Fotografer Sumut Pos (Grup JPNN) Andri Ginting, yang menyabet penghargaan dari Adiwarta 2012 untuk Foto Berita Kategori Olahraga, patut diacungi jempol. Pakar komunikasi dari Charta Politica, Yunarto Wijaya, menilai, jepretan foto Andri yang bertema "Protes Kartu Merah” itu punya kekuatan luar biasa dalam membentuk persepsi masyarakat. Bahkan, Yunarto yang juga berkecimpung dalam urusan pembentukan opini publik, terang-terangan mengakui, lebih senang jika acara yang digelarnya ditampilkan dalam bentuk foto, dibanding diberitakan secara tertulis.
"Itu luar biasa. Foto itu bobotnya jauh lebih tinggi dibanding berita tertulis. Semua segmen masyarakat mampu memahami makna foto itu, tak perlu masyarakat yang rasional," ujar Yunarto Wijaya kepada JPNN, Rabu (5/12).
Baca Juga:
Dia mengatakan, berita foto sangat berpengaruh untuk saat ini. Pasalnya, budaya membaca belum merata di semua kalangan masyarakat. "Dan foto yang bagus, seperti pemenang Adiwarta 2012 itu, punya daya penetrasi luar biasa ke benak masyarakat yang melihatnya," imbuh dia.
Baca Juga:
JAKARTA - Fotografer Sumut Pos (Grup JPNN) Andri Ginting, yang menyabet penghargaan dari Adiwarta 2012 untuk Foto Berita Kategori Olahraga, patut
BERITA TERKAIT
- Berkunjung ke Blok M, Rano Karno Kaget
- Profil Tony Blair, Mantan PM Inggris yang Jadi Dewas Danantara
- Driver Ojol Minta Bantuan Hari Raya, Modantara Berkomentar Begini
- Dirjen Bina Adwil Beri Pembekalan Retret Kepala Daerah di Magelang
- Komitmen untuk Lingkungan Keberlanjutan, Pertamina Meraih Penghargaan PROPER dari KLH
- Beragam Kelenturan Kebijakan Seleksi PPPK 2024, Honorer Jangan Lagi Dikorbankan