Bocah Dua Tahun Patah Tulang Dianiaya Pacar Ibunya

jpnn.com, BALI - Hari Juaniarta, 23, warga Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar, Bali, ditangkap polisi lantaran menganiaya seorang bocah berusia 2 tahun 6 bulan berinisial KMW, Rabu (27/11) dinihari.
Selain luka benjol pada kepala, luka cekikan di bagian leher, dan luka pada kemaluan, bocah laki-laki kelahiran 01 Mei 2017 ini juga mengalami patah tulang di bagian paha kanan.
“Pelaku diamankan warga lalu diserahkan ke Polresta Denpasar,” terang Kanit PPA Polresta Denpasar AKP Jossy Lambiombir, Kamis (28/11) siang.
Menurut AKP Jossy, pelaku merupakan pacar dari ibu korban bernama Khofifah Dwi Ramadhani alias Iva, 20. Antara ibu korban dan pelaku telah menjalani hubungan pacaran selama kurang lebih 8 bulan.
“Dia (ibu korban) sebelumnya nikah siri saja dengan orang lain. Nah, anak itu (korban) merupakan anak dari hubungan dengan suami siri itu. Bukan dari pelaku,” tukasnya.
Kasus penganiayaan berat ini terjadi di kosan pelaku di sekitar jalan Teuku Umar Barat, Denpasar, Kamis (21/11) malam lalu.
Kasus ini dilaporkan kakek korban bernama M Ali Wijaya, 50. Ali Wijaya melaporkan kejadian ini ke polisi dalam bentuk Dumas /1036/XI/2019/Bali/Resta Dps pada tanggal 22 November 2019.(dhe)
Hari Juaniarta, 23, warga Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar, Bali, ditangkap polisi lantaran menganiaya seorang bocah berusia 2 tahun 6 bulan berinisial KMW, Rabu (27/11) dinihari.
Redaktur & Reporter : Budi
- ASDP: Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Meningkat
- Yayasan Sole Family Bali dan Perjuangan Melawan Ketidakberdayaan
- Keamanan Wisata Air di Bali Dipertanyakan Setelah Turis Australia Meninggal
- Lapangan Tenis Belum Diserahterimakan, Sudah Dipakai Turnamen Internasional
- Ekspansi Berlanjut, DAIKIN Resmikan Proshop Showroom ke-4 di Bali
- Legislator PDIP Sebut Bandara Buleleng Bakal Memperberat 'Overtourism' di Bali