Bocah yang Wajahnya Hancur Akibat Perang di Suriah Kini Menetap di Australia

Khaled Al Shebli, bocah yang wajahnya hancur akibat perang di Aleppo, Suriah, kini menetap di Wollongong, kota pantai di New South Wales, Australia. Ia telah menjalani satu dari rencana 5 kali operasi untuk memulihkan wajahnya.
Aicha Al Shebli, ibu dari Khaled, kepada ABC menceritakan betapa kehidupan mereka di Aleppo sudah sangat tenang dan bahagia. Fasilitas pendidikan, kesehatan dan keamanan semua terjamin.
Bocah korban perang di Suriah, Khaled al Sebli kini bermukim di Australia.
Namun suatu pagi di bulan April 2013, kehidupan keluarga Al Shebli berubah drastis dalam sekejap mata.
"Saya kira roket yang menghantam rumah kami hari ini mengandung bahan kimia, yang membakar wajah anak saya," kata Aicha.
"Saat itu saya di rumah sedang membuat bahan untuk roti. Masih pagi dan anak-anak saya yang lain sedang di luar bermain," tambahnya.
Khaled sendiri berada di kamarnya karena sedang sakit.
Khaled Al Shebli, bocah yang wajahnya hancur akibat perang di Aleppo, Suriah, kini menetap di Wollongong, kota pantai di New South Wales, Australia.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana