Boediono Bersaksi 12 Jam, Akhiri Pembacaan Epilog

jpnn.com - JAKARTA -- Wakil Presiden Boediono akhirnya merampungkan kesaksiannya dalam sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik dengan terdakwa Budi Mulya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Jumat (9/5) malam. Mantan Gubernur Bank Indonesia itu memberikan keterangan sebagai saksi selama hampir 12 jam.
Sebelum Ketua Majelis Hakim Afiantara mengetuk palu untuk menutup persidangan, Boediono tiba-tiba angkat suara dan meminta izin untuk membacakan pernyataan tertutupnya semacam epilog. Baru pertama kali ini ada seorang saksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor meminta memberikan pernyataan di tengah sidang. Permintaan Boediono ini kemudian dikabulkan oleh majelis hakim.
Boediono lalu bangkit dari kursinya, berdiri dan memegang microphone serta dua lembar kertas. Gurat lelah tampak terlihat jelas di wajahnya. Di awal pernyataannya, Boediono mengucapkan terima kasih pada Majelis Hakim. Ucapan terima kasih itu diungkapkannya sebanyak dua kali.
"Terima kasih saya ucapkan kepada Majelis Hakim yang Terhormat, terima kasih saya dijinkan untuk menyampaikan kata akhir," kata Boediono di tengah persidangan, Jumat malam.
Boediono menyatakan, kehadirannya sebagai saksi tak terlepas dari maksud turut menemukan kebenaran dan penegakkan keadilan mengenai kasus skandal Bank Century.
”Saya memenuhi panggilan majelis sebagai saksi, dengan tujuan utama untuk ikut menemukan kebenaran dan penegakan keadilan mengenai kasus Bank century yang telah menjadi perhatian publik di tanah air selama lima tahun ini,” tuturnya.
Pria yang juga dikenal sebagai ahli ekonomi Universitas Gajah Mada ini selanjutnya menjelaskan, kehadirannya sebagai saksi persidangan juga untuk menunjukkan bahwa semua orang memiliki kedudukan sama di mata hukum.
Boediono menegaskan dirinya sudah menyampaikan semua yang diketahuinya mengenai kasus Bank Century tersebut dalam persidangan.
”Demi kebenaran saya juga mencoba untuk meluruskan pengertian dan pandangan yang sempat berkembang di masyarakat yang tidak sesuai dengan fakta,” sambungnya.
JAKARTA -- Wakil Presiden Boediono akhirnya merampungkan kesaksiannya dalam sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan
- H+6 Lebaran, 50 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Barat Lewat Tol
- Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan
- One Way Nasional Resmi Dibuka untuk Antisipasi Arus Balik Lebaran, Pemudik Wajib Tahu
- Contraflow Tol Jagorawi Arah Puncak Kembali Diberlakukan
- Dukung UMKM, Pemprov Jakarta Siapkan Anggaran Rp 300 Miliar
- Gubernur Sulteng Bantu Biaya Pemulangan Jenazah Jurnalis Situr Wijaya