Boeing 737 MAX yang Dipakai Lion Air Sudah Boleh Terbang lagi

Dengan keputusan ini, maskapai di Amerika Serikat segera bisa menerbangkan armada Boeing 737 lagi, setelah memenuhi permintaan FAA. Namun di tempat lain masing-masing maskapai harus mematuhi peraturan setempat.
Kanada dan Brasil mengatakan mereka mengadakan kajian sendiri yang segera akan selesai.
Pertanyaan kemudian muncul seberapa cepat negara lain, seperti China, akan mencabut larangan mereka.
Ini sekaligus menunjukkan apa yang dilakukan di Amerika Serikat tidak lagi secara otomatis dipatuhi negara lain.

Pesawat yang hanya memiliki satu lorong di tengah, seperti jenis Boeing MAX dan Airbus A329neo, merupakan pesawat yang paling banyak digunakan dalam dunia penerbangan sipil sekarang ini dan mendatangkan banyak keuntungan bagi maskapai penerbangan.
Harga saham Boeing di Amerika Serikat dan juga saham maskapai naik menyusul pengumuman dari FAA.
Keluarga korban menyampaikan kekecewaan
Menanggapi keputusan FAA tersebut keluarga korban jatuhnya pesawat di Ethiopia menyampaikan kekecewaan mereka
Pemerintah Amerika Serikat sudah memberikan lampu hijau bagi pesawat Boeing 737 MAX untuk kembali terbang, setelah sempat dihentikan 20 bulan lalu menyusul dua kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang