Boeing Tercanggih 787 Dreamliners Bermasalah
Kamis, 10 Januari 2013 – 13:50 WIB

BERMASALAH: Upacara penyerahan Boeing 787 Dreamliners pekerja pegawai Boeing kepada All Nippon Airwaysdi Everett Washington 26 September 2011. FOTO: Ist
Boeing merupakan pabrik pesawat terbesar kedua di dunia dan memiliki harapan sangat tinggi pada Dreamliner. Pesawat jenis ini bisa membawa 290 penumpang dan merupakan jenis pesawat besar pertama yang umumnya dibangun dari bahan-bahan komposit, bukan metal. Pesawat ini mengonsumsi bahan bakar 20 persen lebih sedikit dari pesawat serupa.
Pesawat seharga USD 207 juta atau sekitar Rp 2,07 triliun itu pada proses pengirimannya pertama kepada maskapai penerbangan berulangkali tertunda dalam beberapa tahun ini karena masalah produksi. Perakitan besar-besaran dimulai pertengahan tahun 2006, tetapi pesawat pertama tidak dikirim hingga akhir 2011. Kemudian pesawat itu menghadapi beragam kerusakan mekanis bulan lalu, termasuk beberapa masalah listrik.
Setelah ledakan hari Senin, Boeing mengatakan pihaknya kini bekerja sama dengan para pejabat keselamatan transportasi untuk menyelidiki insiden itu, tetapi menyatakan tidak percaya bahwa insiden itu terkait dengan masalah listrik bulan Desember yang juga ditemukan di beberapa pesawat lainnya. Boeing sendiri telah menjual 848 pesawat Dreamliners. (esy/jpnn)
TOKYO - Pesawat jet jarak jauh terbaru di dunia 787 Dreamliner buatan Boeing bermasalah. Selama tiga hari berturut-turut, muncul beberapa masalah
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang