Bom Sasar Bus Turis Israel di Bulgaria
Enam Tewas, Iran Dituding jadi Otak Pemboman
Kamis, 19 Juli 2012 – 13:01 WIB

Bom Sasar Bus Turis Israel di Bulgaria
SOFIA - Sedikitnya 6 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan bom atas sebuah bis yang dipenuhi turis Israel di sebuah bandara di Kota Burgas, Bulgaria Rabu (18/7). Insiden ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah Israel langsung menuduh musuh bebuyutannya, Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. "Dalam penerbangan tersebut ada 154 orang turis, termasuk satu warga negara Amerika Serikat, satu warga Itali, satu warga Slovakia, Delapan anak-anak dan seorang bayi," tulis pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Bulgaria, sebagaimana dikutip AFP Kamis (19/7).
Setelah pemboman tersebut, Menteri Luar Negeri Bulgaria Nikolay Mladenov bergegas menghubungi Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman melalui telepon. Nikolay menyebut ledakan berasal dari bom yang ditanamkan di dalam bis yang mengangkut turis dari penerbangan sewaan yang baru tiba dari Israel.
Baca Juga:
“Di tempat kejadian ada enam mayat korban dan di rumah sakit ada seorang lagi yang berada dalam kondisi kritis,” kata Mladenov kepada Leiberman. “Dua orang sedang mendapat perawatan intensif atas luka parah yang diderita dan ada 30 orang lainnya yang juga harus tinggal di rumah sakit.”
Hingga saat ini, kewarganegaraan para korban yang tewas dan terluka dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 17:00 (21:00 WIB) itu masih belum diketahui secara pasti. Meski demikian banyak di antara mereka diduga warga Israel.
SOFIA - Sedikitnya 6 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan bom atas sebuah bis yang dipenuhi turis Israel di sebuah bandara di
BERITA TERKAIT
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar