Bonus Peraih Emas Asian Games: Uang dan Diangkat jadi PNS

Tentunya menggunakan jalur khusus atlet yang tidak bisa disamakan dengan pelamar umum.
Sedangkan untuk bonus rumah, sampai saat ini masih terbentur dengan pengadaan lahan. Sebab, Kemen PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) hanya menganggarkan terkait pembangunan saja.
Sementara itu, Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto sependapat dengan Menpora. "Anggaran tersebut sudah kami laporkan dalam raker dengan Komisi DPR RI," katanya.
Selanjutnya ketentuan tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam Juknis yang tergabung dalam mekanisme pelatnas yang kini tanpa supervisi Satlak Prima.
Terkait besaran bonus, Kemenpora memang berkomitmen untuk memberikan apresiasi lebih ketimbang Asian Games terdahulu yang hanya menyentuh angka Rp.400 juta.
Dua edisi 2010 Guangzhou dan 2014 Incheon nominalnya tidak beranjak. "Saya gak bisa bilang minimal Rp 1 miliar. Tetapi yang jelas sudah menyentuh angka M," urainya. (nap/byu)
Terkait besaran bonus, Kemenpora memang berkomitmen untuk memberikan apresiasi lebih ketimbang Asian Games terdahulu.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- LPDUK Masih Kesulitan Cari Lawan Red Sparks, Ini Penyebabnya
- Pesepakbola Naturalisasi Diusulkan Ikut Pelatihan Lemhanas, Ini Tujuannya
- Wamenpora Minta Olympian Bersinergi Demi Masa Depan Atlet Indonesia
- Dukung Asta Cipta Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Perkuat Sinergitas
- Kemenpora Ajak Anak Muda Lebih Peduli Kesehatan, Wujudkan Indonesia Bugar
- Kemenpora dan Garuda TV Siap Jalin Kerja Sama Terkait Program Pemuda dan Olahraga