Bos Intel Inggris Sebut Presiden Putin Biang Kerok Kegagalan Invasi Rusia
Kamis, 31 Maret 2022 – 23:56 WIB

Sir Jeremy menyatakan para penasehat Presiden Putin takut menyampaikan informasi tentang kekalahan Rusia dalam Perang Ukraina. (AP: Russian Defence Ministry Press Service)
"Dan dengan tujuan untuk merebut kembali Taiwan, Tiongkok tidak ingin melakukan apa pun yang dapat membatasi kemampuannya untuk bergerak di masa depan," katanya.
Namun Sir Jeremy mengatakan kemitraan itu memiliki risiko bagi kedua negara otoriter.
"Rusia memahami bahwa dalam jangka panjang, Tiongkok akan menjadi semakin kuat secara militer dan ekonomi. Beberapa kepentingan mereka berkonflik. Rusia bisa tersingkir," katanya.
Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News untuk ABC Indonesia
Kepala badan intelijen Inggris mengatakan sikap Presiden Vladimir Putin sebagai pangkal invasi Rusia terhadap Ukraina
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
BERITA TERKAIT
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi