Bosan Makan Nasi? Coba Ganti dengan 4 Karbohidrat Ini

2. Singkong
Dikutip dari Livestrong, singkong merupakan makanan yang berasal dari wilayah Brasil, Paraguay, dan juga telah menjadi makanan pokok di Indonesia, Thailand, serta sebagian Afrika. Akarnya mengandung pati dan singkongnya sendiri bisa memenuhi kebutuhan energi harian Anda. Nah, yang perlu Anda ketahui, Anda harus memasak singkong terlebih dahulu sebelum dimakan agar tidak keracunan glukosida sianogenik.
Sama seperti ubi, singkong juga kaya akan serat yang tak hanya bagus untuk pencernaan, tetapi juga untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol, mengontrol kadar gula darah, dan menekan risiko obesitas.
Tak hanya itu, singkong juga mengandung magnesium, tembaga, vitamin C, dan folat yang masing-masing sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Magnesium dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko osteoporosis, sedangkan kandungan tembaga dapat menyehatkan fungsi saraf.
Folat pada singkong bisa melindungi Anda dari kanker usus besar dan mengurangi risiko komplikasi kehamilan. Sedangkan kandungan vitamin C yang tinggi pada singkong dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda.
3. Talas
Anda termasuk penggemar minuman manis dengan perasa taro (talas)? Jika iya, lebih baik Anda mengonsumsi talas sungguhan ketimbang hanya perasa artifisial. Nah, dilansir Livestrong, talas itu sendiri telah menjadi pokok diet Polinesia selama lebih dari seribu tahun, sedangkan daunnya yang berbentuk hati (lu’au) dijadikan inspirasi untuk perayaan di Hawaii.
Sama dengan singkong, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi talas dalam keadaan sudah dimasak karena talas mentah mengandung kalsium oksalat yang beracun. Dari segi nutrisi juga tak jauh berbeda. Hanya saja, talas mengandung potasium yang lebih banyak ketimbang singkong.
Namun ada pula kalangan yang malah bosan menyantap nasi untuk dijadikan makanan pokok. Mereka akhirnya mengganti nasi dengan makanan khas barat.
- Bulog Terus Pantau Penyerapan Gabah & Beras Meski Libur Lebaran
- Satgas Pangan Bergerak Endus Kecurangan Beras Premium
- Jaga Kadar Gula Darah Tetap Normal Saat Lebaran dengan 3 Cara Alami Ini
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- Tinjau Panen Raya di Klaten, Marga Taufiq Pastikan Bulog Serap Gabah Petani Sesuai HPP