BPDPKS Bergerak Jaga Stabilisasi Harga CPO untuk Kesejahteraan Petani

“Kami harapkan peremajaan kebun sawit rakyat akan meningkatkan produktivitas,” tuturnya.
Seperti diketahui, sawit berperan besar bagi ekonomi Indonesia, di antaranya menyumbang devisa negara Rp 750 triliun per tahun khususnya dari ekspor produk hilir yang bernilai tambah tinggi.
Oleh karena itu, peremajaan sawit rakyat untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat dilakukan dengan menggunakan bibit bersertifikat.
Pemerintah menyalurkan pendanaan untuk program PSR melalui BPDPKS sampai dengan juni 2024 sebesar Rp 9,61 triliun dengan luas lahan 344 ribu hektare dengan pekebun 154 ribu orang.
Melalui program ini, lahan dan pekebun yang diremajakan dapat menerapkan GAP.
“Para pekebun rakyatlah yang paling harus dibantu, harus difokuskan. Kalau swasta, ISPO-nya sudah 60 persen dari lahan yang ada. Maka, pekebun rakyat inilah yang harus dibantu,” ujar Kabul.
PSR menjadi program untuk membantu pekebun rakyat memperbaharui perkebunan kelapa sawit mereka dengan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan berkualitas, serta mengurangi risiko pembukaan lahan ilegal.
Selain itu, bantuan sarana dan prasarana diupayakan perbaikan rantai pasok melalui bantuan perbaikan jalan, jembatan, alat transportasi alsintan, dan lain-lain.
BPDPKS mengupayakan stabilisasi harga CPO untuk kesejahteraan petani melalui sejumlah aksi strategis
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Forwatan dan 3 Asosiasi Berbagi Manfaat Produk Turunan Sawit kepada Yatim Piatu
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- MPKI: Kepala Daerah Bertanggung Jawab Melindungi Ekosistem Pertembakauan Nasional