BPIP Gandeng ITB Gelar Simposium tentang Ideologi Pancasila, Yasonna Singgung Iptek

jpnn.com, JAWA BARAT - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan Symposium on State Ideology and International Conference on Digital Humanities 2022 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (3/11).
Kegiatan bertema Ethics for smart society 5.0: Channeling State Ideology Through Digital Humanities itu dibuka Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly yang mewakili Presiden Jokowi secara daring.
Dia menegaskan kedudukan Pancasila sebagai paradigma ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).
Dia juga mengapresiasi kegiatan yang digagas BPIP berkolaborasi dengan ITB yang telah mengumpulkan para ilmuwan nasional maupun internasional dalam bidangnya.
"Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mewakili Presiden Republik Indonesia sebagai kegiatan yang memungkinkan terjadinya pertukaran ilmu pengetahuan dari berbagai bidang ilmu pengetahuan," ujarnya.
Presiden menyebut ITB merupakan kampus Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno dalam menimba ilmu untuk kemajuan bangsa dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Sudah sewajarnya BPIP berkolaborasi dengan tempat di mana Ir. Soekarno dalam menimba ilmu dalam mempersiapkan kebijakan dalam membangun Indonesia," paparnya.
Dia berharap kegiatan tersebut mempu menghasilkan karya intelektual yang dapat dijadikan referensi dalam membangun Bangsa yang berlandaskan Pancasila.
BPIP menggandeng ITB untuk menggelar simposium tentang ideologi Pancasila. Menteri Hukum dan HAM Yasonna menyinggung masalah Iptek
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Pengamat Politik Sebut Wajar Jokowi Diunggulkan Jadi Ketua Wantimpres RI
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI