BPIP Klarifikasi Pemberitaan Terkait Seleksi Calon Paskibraka di Sultra, Malut & Jateng

Adanya pemberitaan terkait kasus hingga meninggalnya calon Paskibraka dan kasus kekerasan serta pelecehan, terjadi pada 2019, yaitu tiga tahun sebelum ditangani BPIP.
"BPIP baru menangani Paskibraka sejak tahun 2022," tegas Prof Yudian.
Dalam melaksanakan program Paskibraka, lanjut Prof Yudian menjelaskan, BPIP selalu menekankan agar setiap pihak melaksanakan secara transparan sesuai peraturan.
"Selama penanganan program Paskibraka oleh BPIP tidak pernah terjadi kasus kekerasan dan pelecehan," tegasnya lagi.
Dia menyampaikan Paskibraka merupakan program pengkaderan calon pemimpin bangsa berkarakter Pancasila.
Karena itu, pembekalan Paskibraka tidak terbatas pada pelatihan baris-berbaris, namun juga dibekali dengan pembinaan ideologi Pancasila dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.
Selain itu, pendampingan pengasuh atau pamong dalam pendekatan Sistem Desa Bahagia selama pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka.
"Paskibraka tidak hanya melaksanakan tugas menaikkan dan/atau menurunkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI dan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, namun juga dipersiapkan untuk menjadi Duta Pancasila," terangnya. (mrk/jpnn)
Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengklarifikasi pemberitaan di berbagai media terkait pelaksanan seleksi calon Paskibraka di Provinsi Sultra, Malut, dan Jateng
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- One Way Lokal Arus Balik Jateng Dimulai Hari Ini, Fokus di Tol Banyumanik
- Ikut Merasakan Mudik Gratis, Warga Doakan Aqua Makin Sukses
- Kala Mudik Gratis Jadi Harapan Perantau Asal Jateng
- 44 Mitra Ojol di Jateng Kaget Cuma Dapat BHR Rp 50 Ribu
- Rayakan Ramadan, AQUA Jalin Kemitraan Bersama DMI Jateng
- Menjelang Lebaran 2025, Gubernur Jateng Sebut Jalan Provinsi Bebas Lubang