BPJS Rencanakan Pakai Fingerprint untuk Klaim Pasien

Namun, untuk sistem semacam itu, BPJS Kesehatan perlu melakukan sinkronisasi dengan ribuan rumah sakit. Prosesnya tidak sebentar.
Sementara ini, mereka mempermudah pasien dengan memberikan layanan kartu virtual.
Itu adalah pengganti kartu fisik apabila pasien tidak membawanya ketika kontrol ke rumah sakit.
Bahkan, Dwika menjelaskan, kartu tersebut bisa langsung dipakai begitu pengguna menyelesaikan pendaftaran kepesertaan.
''Kalau dulu harus menunggu kartu fisik selesai, sekitar seminggu setelah pelunasan. Sekarang meskipun kartu fisik belum keluar, mereka sudah bisa memanfaatkan layanan BPJS,'' jelasnya.
Dari pendaftaran kepesertaan sendiri, BPJS Kesehatan Surabaya juga mengupayakan layanan online.
Itu terkait dengan membeludaknya antrean pemohon peserta BPJS Kesehatan di Surabaya.
Dalam sehari, kantor mereka kedatangan sekitar 1.300 orang.
Rencana memakai fingerprint untuk klaim pasien terus dikaji dan dalam tahap uji coba oleh BPJS Kesehatan.
- Keren, BPJS Kesehatan Siapkan Layanan Gratis bagi Pemudik
- BPJS Kesehatan Semarang Pastikan Layanan JKN Berjalan Selama Libur Lebaran 2025
- BPJS Kesehatan Pastikan Mantan Pekerja Sritex Group Tetap Terlindungi JKN
- Admedika dan Great Eastern Life Indonesia Luncurkan AdClaim Optimalisasi Layanan BPJS
- Rapat Bareng DPR, Menkes Ungkap Alasan Perlunya Iuran BPJS Kesehatan Naik
- Begini Nasib Karyawati PT Timah Penghina Honorer Pengguna BPJS