BPK ke Belanda dan Hongkong

Sementara itu, Auditor Utama IIB, Syafrie Adnan Baharuddin, mengatakan, tim yang melakukan audit Indover adalah tim yang biasa melakukan pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan BI.
Sedangkan mengenai keberangkatan ke 2 negara tersebut, ia menjelaskan, pihaknya harus menunggu hasil konfirmasi dengan otoritas yang berwenang di negara tersebut "Harus ada kejelasan mengenai kewenangan auditor BPK di sana karena lokasi banknya kan di sana, serta apa yang diperiksa karena ini kan bank yang tidak sehat," paparnya.
Selain itu, tambahnya, pihaknya juga harus terlebih dahulu mengetahui pihak-pihak yang akan dimintai keterangan agar diperoleh kejelasan tentang kasus anak perusahaan BI itu. "LoC (Letter of Comfort) juga akan kita audit proses penerbitannya," jelas Syafrie.
Untuk diketahui Indover Bank akhirnya dilikuidasi setelah pemerintah dan BI menolak untuk menyuntikkan likuiditas kepada bank yang terkena dampak krisis finansial global itu sebesar sekitar Rp 7 triliun atau 546 juta euro. Padahal, suntikan tersebut diperlukan untuk menyelamatkan bank tersebut dari ancaman gagal bayar atau default kepada investor mereka.(rie/JPNN)
JAKARTA-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan, tim pemeriksa BPK akan berangkat ke Belanda dan Hongkong untuk menyelesaikan audit kasus Indover
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- Setop Rekrut Honorer Baru, Angkat Dahulu R2/R3 Jadi PPPK
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur