BPS: Jumlah Wisman Singapura ke Kepri Turun 25 ribu

Penurunan jumlah kunjungan terbesar adalah di pintu masuk Tanjungpinang yang mencapai 27,7 persen atau dari 8.588 ke 6.204 jiwa. Sedangkan pintu masuk Bintan penurunannya paling rendah, hanya 18,3 persen atau dari 26.535 ke 21.664 jiwa.
"Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, angka kunjungan turun 2,26 persen. Pada 2016 jumlahnya 308.463 jiwa, sedangkan pada tahun ini hanya 301.486 jiwa," beber Panusunan.
Penurunan kunjungan wisman asal Singapura turut berimbas pada sektor ekonomi penukaran valuta asing. Sejumlah tempat penukaran valas di Tanjungpinang menuturkan, sudah sejak beberapa pekan terakhir aktivitas jual-beli dolar Singapura sepi. Bahkan juga ketika di akhir pekan.
"Biasanya Sabtu-Minggu ramai, tapi entah mengapa sekarang kok sepi. Padahal dolar sedang ada di angka bagus 9.541 untuk jualnya," ungkap A Lin, seorang pekerja di penukaran valas di Tanjungpinang. (aya)
Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (Kepri) mencatat kunjungan wisman asal Singapura mengalami penurunan pada periode Januari ke Februari sebanyak
Redaktur & Reporter : Budi
- Gemerlap Danantara
- Kementrans Siapkan Barelang Jadi Pilot Project Kawasan Transmigrasi Terintegrasi
- Hotman Paris Disebut Langsung Bertolak ke Singapura Seusai Sidang Melawan Razman
- DPR Bentuk Panja Usut Mafia Lahan di Batam, Pengamat: Panggil Menteri ATR/BPN
- SIF Perkuat Kemampuan Pendidik & Terapis Indonesia untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus
- Pebulu Tangkis Pelapis Pelatnas Unjuk Gigi di Singapura