Brasil 2-2 Kolombia: Neymar Sumbang 1 Gol dan Minta 1 Penalti

jpnn.com, MIAMI - Superstar Brasil Neymar mencetak satu gol saat timnya bermain imbang 2-2 dengan Kolombia, dalam pertandingan persahabatan yang dilangsungkan di Miami, AS, Sabtu (7/9) pagi WIB.
Ini merupakan pertandingan pertama Neymar bersama timnas Brazil, setelah ia mengalami cedera ligamen pergelangan kaki saat melawan Qatar Juni silam. Cedera yang memaksanya absen membela Brasil pada ajang Copa America.
Selecao membuka keunggulan pada menit ke-20 ketika Casemiro menanduk bola tendangan sudut dari Neymar. Luis Muriel menyamakan kedudukan untuk Kolombia melalui eksekusi penalti enam menit kemudian, setelah Alex Sandro melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Penyerang Atalanta itu kemudian membawa Kolombia berbalik unggul sebelas menit sebelum turun minum, melalui sepakannya dari jarak sepuluh meter dari gawang.
Neymar scores!
The Brazilian gets a goal on his return and levels against Colombia!#BRAxCOL
pic.twitter.com/h5gW1qViqg — RouteOneFootball (@RouteOneTweets) September 7, 2019
Brasil memperbaiki permainannya pada babak kedua, dan Neymar menyamakan kedudukan pada menit ke-58.
Pada pertandingan yang dimainkan tanpa bantuan VAR ini, Neymar sempat meminta penalti ketika laga tinggal menyisakan 15 menit. Saat itu ia Davison Sanchez mendorongnya ke papan iklan di pinggir lapangan, tetapi wasit mengabaikan permintaan Neymar.
"Ini adalah pertandingan yang sulit, tetapi kami memiliki lebih banyak peluang dan kami semestinya menang," kata kapten Brasil Dani Alves seperti dikutip Reuters.
Neymar mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dalam laga Brasil vs Kolombia di Miami.
- Argentina vs Brasil, Raphinha Optimistis Bisa Cetak Gol ke Gawang Tim Tango
- Big Match Argentina vs Brasil Tanpa Messi dan Neymar
- Messi Cedera, Absen Bela Argentina Hadapi Brasil & Uruguay
- Cedera Lagi, Neymar Dicoret dari Skuad Timnas Brasil
- Setelah Absen Satu Setengah Tahun, Neymar Kembali Dipanggil Memperkuat Brasil
- Mimpi Berkuasa Lagi, Donald Trump versi Amerika Selatan Malah Terjerat Kasus Kudeta