Bu Diah Setuju Pemberian Uang untuk Komisi II DPR

"Atas pertanyaan tersebut, Setya Novanto mengatakan bahwa ia akan mengkoordinasikan dengan pimpinan fraksi lainnya," kata Irene.
Pada Mei 2010 sebelum rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR, Irman, Gamawan, Diah bertemu dengan sejumlah pimpinan dan anggota komisi yang membidangi pemerintahan itu.
Yakni, Chaeruman Harahap, Ganjar Pranowo, Taufik Effendi, Teguh Djuwarno, Ignatius Mulyono, Mustoko Weni. Ada pula, M Nazaruddin dan pengusaha Andi Narogong. Dalam pertemuan, dibahas mengenai pembangunan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), dan pemberian NIK secara nasional, serta pembicaraan pendahuluan RAPBN 2011.
"Yang kemudian disepakati bahwa program penerapan e-KTP sebagai program prioritas utama yang akan dibiayai menggunakan APBN murni secara multiyears," kata Irene.
Dalam kesempatan itu, Mustoko Weni menyampaikan bahwa yang akan mengerjakan proyek e-KTP adalah Andi. Sebab, Andi sudah biasa mengerjakan proyek di Kemendagri dan familiar dengan Komisi II DPR.
Selain itu, Mustoko Weni juga memberikan garansi bahwa Andi berkomitmen akan memberikan sejumlah fee kepada anggota DPR dan beberapa pejabat di Kemendagri. Andi pun membenarkannya.
Mei-Juni 2010, Irman meminta Direktur PT Java Trade Utama Johanes Richard Tanjaya, untuk menyediakan hotel guna melakukan pertemuan yang akan membahas mengenai proyek pengadaan dan penerapan e-KTP.
Menindaklanjuti itu, Johanes berkoordinasi dengan Sugiharto untuk menentukan tempat pertemuan. Selanjutnya, Sugiharto mengarahkan Johanes menyewa kamar di Hotel Sultan dengan pertimbangan agar Irman yang tengah mengikuti rapat di Komisi II DPR tidak terlalu jauh meninggalkan gedung DPR.
Dugaan Korupsi e-KTP yang dilakukan terdakwa mantan pejabat Kemendagri Irman (terdakwa I) dan Sugiharto (terdakwa II), dilakukan beberapa tahapan.
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa
- DPR Segera Bahas RKUHAP, Muncul Penegasan Penyidikan Harus Pakai CCTV