Bu Khofifah Memeluk Ojol Perempuan, Lalu Berpesan Begini

"Kartini adalah pahlawan yang mengajarkan kita bahwa perempuan tak hanya di dapur, tetapi bisa bekerja membantu perekonomian keluarga," kata salah seorang pengemudi ojek daring perempuan dari atas panggung.
Pada kesempatan tersebut, para pengemudi ojek online perempuan mendapat bantuan zakat produktif berupa uang senilai Rp 500 ribu beserta paket sembilan bahan pokok (sembako).
Selain itu, juga dilakukan konvoi motor "Gaspol" dengan mempublikasikan "5 STOP" yaitu stunting, tanpa administrasi kependudukan, kekerasan perempuan, anak dan bullying, pekerja anak dan stop perkawinan anak.
Meski semula hanya berniat memberangkatkan melalui pengibaran bendera start, namun secara spontanitas Khofifah ikut konvoi dan mengendarai sepeda motor listrik "GESITS" menuju Gedung Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) di Jalan Raya Tenggilis Surabaya. (antara/jpnn)
Di Hari Kartini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengundang pengemudi ojek online (ojol) perempuan.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Pesan Khofifah ke Alim Markus: Sebisa Mungkin Tidak Ada PHK
- Soal Ojol dapat BHR Rp 50 Ribu, Wamenaker Merespons Begini, Keras
- Bu Khofifah Mengucap Hamdalah, Seluruh Guru PNS, PPPK, dan Non-ASN Bisa Tenang
- Menjelang Lebaran, Pak OSO & Kader Hanura Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga
- 44 Mitra Ojol di Jateng Kaget Cuma Dapat BHR Rp 50 Ribu
- Driver Ojol Protes Dapat Bonus Rp50 Ribu, Wamenaker: Mereka Cuma Pekerja Sambilan