Bu Rini tak Mau Diganti?
jpnn.com - JAKARTA - Salah satu tokoh sentral dalam tarik ulur reshuffle adalah Menteri BUMN Rini Soemarno. Keengganannya digeser ke Kantor Staf Presiden (KSP) membuat skenario reshuffle berubah dalam beberapa hari terakhir.
Menurut informasi, awalnya Rini memang diplot sebagai kepala KSP untuk menggantikan Teten Masduki. Lalu, Teten digeser menjadi menteri desa atau menteri agraria.
Prosesnya pun sudah berjalan. Bahkan, sejak pekan lalu Teten dikabarkan terus berdiskusi dengan internal KSP terkait program-program pengembangan desa dan pemanfaatan dana desa.
Namun, skenario itu batal. Rini enggan digeser. Demikian pula Jokowi yang akhirnya enggan tunduk pada tekanan banyak parpol yang meminta Rini diganti.
Sehingga efek domino rotasi menteri pun berubah. Rini tetap bertahan sebagai menteri BUMN sehingga Teten juga tetap di posisi kepala KSP. Pos menteri desa yang jadi rebutan banyak parpol akhirnya tetap diserahkan kepada PKB.
Bertahannya Rini di pos menteri BUMN kabarnya membuat PDIP geram. Sebab, selama ini petinggi-petinggi PDIP-lah yang paling getol mendorong reshuffle Rini. Karena itu, PDIP lantas memainkan posisi tawarnya.
Kader PDIP Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, yang sebelumnya hendak di-reshuffle karena kinerjanya kurang optimal dan sempat dipanggil untuk evaluasi di istana, akhirnya juga batal di-reshuffle.
Para menteri dilantik pukul 13.30 di Istana Negara. Pelantikan berlangsung singkat, hanya pengambilan sumpah jabatan. Presiden juga tidak memberikan pengarahan saat melantik. Barulah pada saat sidang kabinet paripurna pukul 15.00, para menteri baru itu diberi arahan dan target kerja.
JAKARTA - Salah satu tokoh sentral dalam tarik ulur reshuffle adalah Menteri BUMN Rini Soemarno. Keengganannya digeser ke Kantor Staf Presiden (KSP)
- MenPAN-RB & Kepala BKN Bahas Pengangkatan PPPK 2024, Honorer Non-Database Bisa Lega
- Surat MenPAN-RB Terbaru soal Pemindahan ke IKN Terbit, ASN Senang atau Sedih?
- Banjir Pantura, Pemkot Semarang Ungkap Penyebabnya
- Pemerintah Akui Kepengurusan Dekopin di Bawah Komando Bambang Haryadi
- Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Turun Tangan Soal Kebakaran Glodok
- Kinerja Komunikasi Dinilai Baik, 40 Perusahaan Jadi Pemenang IPRA 2025