Bu Tati Diinjak lalu Ditendang, Guru Lain Dibogem
Selasa, 23 Mei 2017 – 22:18 WIB

Ilustrasi Foto: pixabay
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim Dayang Budiarti mengatakan, tuntutan para guru sudah terealisasi.
Dia menambahkan, gaji termasuk TPP dan bosda sudah ditransfer sejak Kamis (18/5) dan Jumat (19/5).
Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) pun sudah diterbitkan Pemprov Kaltim.
“Tinggal bank yang mentransfer ke rekening masing-masing. Karena mungkin ada ribuan guru, bank pun harus antre,” tandasnya. (cyn/kis/sal/beb)
Aksi yang dilakukan guru-guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (22/5) berakhir ricuh.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Maratua Run 2025: Perkenalkan Surga Tersembunyi Kaltim Lewat Olahraga
- Monev KIP 2024: Pemprov Kaltim Raih Predikat Informatif 5 Kali Berturut-turut
- 102 Formasi PPPK 2024 di Daerah Ini Belum Terisi
- Nilai IKIP Kaltim Meningkat, Masuk Tiga Besar Nasional
- Kaltim Raih Peringkat 13 Nasional di Ajang PEPARNAS XVII 2024
- Pembangunan IKN Jadi Daya Ungkit Realisasi Investasi di Kalimantan Timur