Buah Kesabaran Greysia Polii Berujung Manis, Selangkah Lagi Rebut Medali Emas Olimpiade

jpnn.com, TOKYO - Greysia Polii sedang diliputi perasaan gembira usai bersama duetnya Apriyani Rahayu sanggup melaju ke Final Olimpiade Tokyo 2020.
Bermain di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Jepang pada Sabtu (31/7) WIB, Greysia/Apriyani menang dengan skor 21-19, 21-17 atas wakil Korea Selatan, Lee S0-hee/Shin Seug-chan.
Usai laga, Greysia menilai keberhasilan menembus final ini adalah buah kerja kerasnya dengan Apriyani selama ini. Ia mengaku sempat mengalami frustasi pada 2017 setelah hanya menembus perempat final Olimpiade Rio 2016 bersama pasangannya kala itu Nitya Krishinda Maheswari.
Keinginan Greysia pensiun saat itu semakin menguat usai melihat partnernya mengalami cedera lutut serius yang mengharuskan Nitya menepi dalam waktu lama.
"Namun, tiba-tiba pelatih meminta saya untuk menunggu sedikit lebih lama dan membantu pemain muda berkembang. Saat itulah Apriyani muncul," tutur Greysia dalam laman resmi BWF Badminton.
Tidak disangka, Greysia/Apriyani kemudian menjelma sebagai pasangan menakutkan di sektor ganda putri. Dua gelar pada tahun pertamanya menjadi pertanda bahwa kedua pasangan ini tampak serasi.
Impian Greysia untuk bisa membawa pulang medali Olimpiade bisa terwujud saat berpartner dengan Apriyani Rahayu. Saat ini keduanya tengah berjuang mewujudkan mimpi tersebut di ajang Olimpiade Tokyo 2020.
"Kemudian kami memenangi Korea Open dan Thailand Open. Saya berpikir, ya Tuhan, saya harus berlari selama empat tahun lagi!. Saya tidak lagi muda. Akan tetapi, pada akhirnya dia (Apriyani) berkembang, saya menunggu dia begitu lama." ungkap Greysia.
Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu tinggal selangkah lagi rebut medali emas Olimpiade Tokyo. Semangat GreysAp!
- Paceklik Gelar di Awal 2025, PBSI Perketat Seleksi Pemain Pelatnas Cipayung
- Aturan Promosi & Degradasi Diubah, Deretan Pemain Ini Berpotensi Terdepak dari Pelatnas Cipayung
- BWF World Tour: Rapor Merah Bulu Tangkis Indonesia, 7 Turnamen 1 Trofi
- Tanpa Zheng/Huang, Ganda Campuran China di All England Tetap Mengerikan
- Banyak Bikin Kesalahan, Rehan/Gloria Harus Puas Jadi Runner up Lagi
- Ujian Berat Menanti Apriyani/Fadia di Perempat Final Orleans Masters 2025