Buat Apa Jabatan Kapolri Diperpanjang
jpnn.com - JAKARTA - Wacana diperpanjangnya jabatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang belakangan jadi perbincangan dipertanyakan oleh Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu.
Menurut politikus PDI Perjuangan itu, Undang-undang tidak mengatur soal perpanjangan jabatan Kapolri, kecuali soal usia pensiun dari 58 menjadi 60 tahun.
"Menurut saya, diperpanjang sebenarnya bisa saja pakai pasal 30 ayat 2 I (UU Polri). Tapi yang perlu kita kritisi adalah urgensinya. Dalam rangka apa?" Kata Masinton, mempertanyakan, Kamis (19/5).
Sejauh ini, Masinton belum melihat hal krusial yang membuat Presiden Joko Widodo harus memperpanjang masa jabatan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Apalagi dari sisi regenerasi, para jenderal bintang dua juga banyak yang layak dipromosikan.
"Kemudian dari sisi stabilitas lebih stabil. Dan dari sisi kondisi keamanan nasional relatif stabil. Jadi faktor apa yang mengharuskan diperpanjang," pungkasnya.(fat/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Prabowo Larang Menteri Sampaikan Hal Rawan Lewat Telepon, Ini Sebabnya
- Komnas HAM Ungkap Aktor Pembubaran Diskusi FTA di Kemang, Oh Si Rambut Kuncir
- Polisi Tangkap 2 Tersangka Kasus Suap Pembangunan TPT Bronjong Dinas LH Cilegon
- Soal Label BPA, Asosiasi Depot Air Minum Minta Semua Pihak Bersaing Secara Sehat
- Kapolri & Menteri ATR Sepakat Kerja Sama Berantas Mafia Tanah Tanpa Toleransi
- Seskab Teddy & Menlu Sugiono Dampingi Presiden Kunjungan ke Lima Negara