Budi Muliawan Dorong Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Menghadapi Revolusi Industri 5.0
Diskusi Sarasehan Kehumasan MPR

Teknologi ini membuat sosok komputer yang awalnya besar, menjadi lebih kecil dan ringkas sehingga bisa dipasang di mesin-mesin industri.
Keempat, Revolusi Industri 4.0.
Era revolusi ini ditandai dengan muncul atau terciptanya internet, teknologi digital dan informasi serta penggunaannya secara luas yang memengaruhi hampir seluruh bidang kehidupan masyarakat.
"Sekarang kita sedang menuju era yang lebih tinggi lagi, yakni Era Revolusi 5.0, yang mana teknologi digital makin luar biasa canggihnya, seperti pengembangan dan penciptaan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan," tambah Budi Muliawan.
Pada intinya, Budi Muliawan menekankan bahwa perkembangan iptek global sangat cepat dan tak terbendung.
Jika generasi muda tidak mampu beradaptasi kemudian lengah dan tidak berupaya sedikitpun untuk meningkatkan kualitas diri, maka bangsa ini akan tertinggal dari persaingan global.
Sementara itu, M. Qomaruddin mengatakan bahwa visi Indonesia Emas 2045 sebenarnya sudah menjadi cita-cita para pendiri bangsa Indonesia.
"100 tahun Indonesia merdeka adalah momen yang tepat untuk mewujudkannya,” katanya.
Budi Muliawan mendorong para mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri dalam menghadapi Revolusi Industri 5.0. Begini penjelasannya.
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak
- Waka MPR: Jadikan Momentum Idulfitri untuk Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa