Buka Rakerwil Perhiptani Sulsel, Begini Harapan Mentan SYL ke Penyuluh Pertanian Lapangan

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meminta ratusan penyuluh pertanian lapangan atau PPL di Sulawesi Selatan menjadikan daerah tersebut sebagai wilayah tersubur dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Menurutnya, Sulsel merupakan wilayah yang memiliki potensi besar dalam memperkuat ketersediaan pangan nasional.
"Oleh karena itu memang target Sulawesi Selatan itu harus menjadi contoh Indonesia dan enggak boleh kalah dari daerah lain dan negara lain, karena kita punya alam yang bagus," ujar Mentan SYL saat membuka rapat kerja wilayah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesa (Perhiptani) Sulawesi Selatan, Senin (17/4).
Mentan SYL menegaskan pertanian adalah sektor yang paling menjanjikan mengingat banyak orang di seluruh dunia memerlukan makanan.
Apalagi, pertanian juga menjadi satu-satunya sektor yang mampu tumbuh disaat semua negara termasuk Indonesia dilanda krisis dunia.
"Tentu kita bersyukur memasuki Ramadan dan Lebaran nanti alhamdulillah ketersediaan pangan dalam kondisi aman, dan itu berat kerja keras kalian (PPL) kerja keras kita bersama," ujar mantan Gubernur Sulsel dua periode itu.
Karena itu, Mentan SYL mengajak semua pihak, termasuk para bupati dan gubernur untuk mendorong peningkatan produktivitas dari tahun ke tahun melalui peran penyuluh yang ada di masing-masing wilayah kerjanya.
Untuk diketahui, Kementan saat ini membuka fasilitas program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai akses permodalan bagi semua orang yang mau bergerak di bidang pertanian.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atau Mentan SYL menyampaikan sejumlah harapan ke penyuluh pertanian lapangan saat membuka Rakerwil Perhiptani Sulsel
- 4 Kiat Berkendara saat Arus Balik Lebaran, Baca Nomor 2, Semoga Bermanfaat
- Lonjakan Kendaraan di GT Kalikangkung Saat Arus Balik Lebaran Capai 158 Persen
- Polisi: Kunjungan Wisata ke Lembang Saat Idulfitri Menurun 20 Persen
- Arus Mudik-Balik Idulfitri di Jawa Barat Terkendali, Erwan: Macetnya Masih Wajar
- Bulog Terus Pantau Penyerapan Gabah & Beras Meski Libur Lebaran
- H+3 Pemudik Masih Padat di Terminal Kampung Rambutan