Bulgalbi Ortodoks
Oleh: Dahlan Iskan
Kamis, 27 Februari 2025 – 07:44 WIB
.jpeg)
Dahlan Iskan. Foto/ilustrasi: Ricardo/JPNN.com
Beberapa wanita duduk tafakur di dekat salah satu pintu gereja. Lalu ada lelaki beserban mirip pakaian seorang ulama Islam. Ia duduk di kursi menghadap dinding. Ia seperti bicara dengan dinding.
Di belakang ulama itu ada tirai. Kain kuning. Seperti melindungi privasinya.
Saya mendekat. Ternyata ia membaca kitab. Mungkin Injil. Ukuran kecil. Tidak sampai selebar telapak tangan.
Khusuk sekali. Tidak menghiraukan kedatangan saya. Mengabaikan gerakan saya memotretnya. (Lihat foto).
Saya gagal masuk gereja itu.
"Kita pergi makan siang," kata saya kepada sopir.
"Masakan apa?”