Bulgalbi Ortodoks

Oleh: Dahlan Iskan

Bulgalbi Ortodoks
Dahlan Iskan. Foto/ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

Beberapa wanita duduk tafakur di dekat salah satu pintu gereja. Lalu ada lelaki beserban mirip pakaian seorang ulama Islam. Ia duduk di kursi menghadap dinding. Ia seperti bicara dengan dinding.

Di belakang ulama itu ada tirai. Kain kuning. Seperti melindungi privasinya.

Saya mendekat. Ternyata ia membaca kitab. Mungkin Injil. Ukuran kecil. Tidak sampai selebar telapak tangan.

Khusuk sekali. Tidak menghiraukan kedatangan saya. Mengabaikan gerakan saya memotretnya. (Lihat foto).

Bulgalbi Ortodoks

Saya gagal masuk gereja itu.

"Kita pergi makan siang," kata saya kepada sopir.

"Masakan apa?”

Tiba kembali di Makelle saya bersiap salat Jumat. Pada pukul 06.45 masjid sudah hampir penuh. Jumatan di pukul 07.00? Aneh? Bukan tengah hari?

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News