Bulhaini Lolos dari Hukuman Mati, Jaksa Langsung Bereaksi: Banding!

jpnn.com, ACEH TIMUR - Terdakwa kepemilikan sabu-sabu 133 kilogram bernama Bulhaini alias Dedek bin Sulaiman (42) lolos dari hukuman mati.
Ini setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan vonis terhadapnya berupa hukuman penjara seumur hidup dalam sidang yang digelar Kamis (19/5).
Vonis itu dibacakan majelis hakim diketuai Apriyanti dan beranggotakan Tri Purnama dan Asra Saputra.
Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut pidana mati terhadap Bulhaini yang mengikuti persidangan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Idi, Aceh Timur.
Majelis hakim menyatakan Bulhaini terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 114 ayat (2) UU Nomor/Tahun 2009 tentang Narkotika.
Tim jaksa menyatakan banding atas putusan majelis hakim tersebut karena tidak sesuai atau lebih ringan dari tuntutan yang dibacakan pada persidangan sebelumnya.
"Kami akan melakukan upaya hukum banding terhadap putusan majelis hakim atas terdakwa Bulhaini," kata Cherry Arida, salah satu jaksa penuntut umum.
Arida menegaskan upaya hukum banding akan dilakukan setelah tim jaksa menerima salinan putusan majelis hakim.
Bulhaini ditangkap tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh dan Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Timur dengan barang bukti 133 kilogram sabu-sabu pada 3 Desember 2021. (jpnn/antara)
Bulhaini lolos dari hukuman setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan vonis penjara seumur hidup. Jaksa langsung banding
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- ASN Ini Masuk Sel Setelah Ditangkap Saat Mengambil Paket Sabu-Sabu
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat
- Pakar Dukung Ted Sioeng Banding Putusan PN Jaksel & Lapor ke KY
- Isu Kewenangan Intelijen Paling Kentara di RUU Kejaksaan
- Jaksa Penyidik Diduga Lakukan Malaadministrasi dan Persangkaan Palsu dalam Kasus Korupsi
- Pakar Kecam Upaya Membegal Kewenangan Kejaksaan untuk Tangani Korupsi