Bupati Grobogan Sri Sumarni, Saat Kecil Angon Bebek

BACA JUGA: Peringatan Hari Santri Sekaligus Peresmian LAZISNU Grobogan
Dia menambahkan, saat makan bersama bisa merasakan kekeluargaan dan bisa berbicara masalah keluarga. ”Meski jadi bupati, saya tetap sebagai perempuan sayang keluarga,” ujarnya.
Terkait dengan peringatan Hari Kartini, Bupati Sri Sumarni mengajak masyarakat untuk bisa meniru semangatnya dalam meningkatkan kualitas keluarga dalam menguatkan pendidikan karakter generasi penerus bangsa.
Sebab, keluarga merupakan tempat pertama dalam pembentukan karakteristik generasi muda, karakter inilah yang akan dibawa dalam menentukan kualitas hidup seseorang ke depan.
”Keluarga yang harmonis dan berpikiran positif dapat menciptakan suasana kondusif. Jadi, setiap anggota keluarganya hidup bahagia,” kata bupati. Selain itu, perlu mengisi pembangunan secara bersama-sama.
Tujuannya, mewujudkan generasi berkepribadian taqwa, santun, dan bersahabat. Sehingga mewujudkan generasi yang memiliki kapasitas intelektual tinggi dan berdaya saing.
”Dengan semangat itu, bisa menjadikan generasi yang berpikir visioner dan mempunyai karakter kuat,” imbuhnya. (mun/lin)
Bupati Grobogan Sri Sumarno berasal dari keluarga tidak mampu, pekerja keras, sukses meniti karier politik.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Bea Cukai & Pomdam IV Diponegoro Gerebek Pabrik Rokok Ilegal di Grobogan
- 3 Fakta Kasus Pencari Bekicot di Grobogan yang Jadi Korban Salah Tangkap & Dianiaya Polisi
- Padi Siap Panen Terendam Banjir di Grobogan, Wamentan Langsung Lakukan Hal Ini
- PLN Segera Pulihkan Suplai Listrik yang Terganggu Akibat Banjir di Grobogan
- Korban Salah Tangkap Difitnah & Dipukuli, Disuruh Berdamai dengan Polisi Tanpa Ganti Rugi
- Tanggul Sungai Tuntang Jebol, 665 KK Mengungsi & Jalan Penghubung Antardesa Terputus