Bupati Sumedang Minta Jajarannya Gerak Cepat Cegah Potensi Bencana Dampak La Nina

"Saya juga berharap agar masyarakat melakukan penghijauan di musim penghujan serta mengantisipasi tanah longsor di lokasi yang dekat dengan tol," ujarnya.
Wakil Bupati Erwan Setiawan menambahkan wilayah timur akan mendapat perhatian khusus sebagai wilayah berpotensi banjir dengan membuat renncana jangka panjang dan pendek dalam menangani bencana banjir di sejumlah desa.
Dia juga menekankan kepada ketua RT dan RW hingga kepala desa harus terus meng-update perkembangan lokasi rawan bencana di daerahnya masing-masing.
"Mengantisipasi bencana di musim penghujan perlu adanya kesiapan antarkomponen yang memahami peran fungsi masing-masing," ujar Wabup Erwin.
Selain itu, dia juga berpesan agar edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan terus dilakukan.
Rakor yang berlangsung di Gedung Negara itu diikuti unsur Forkopimda Kabupaten Sumedang, sekretaris daerah, para kepala SKPD, dan BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati.
Fokus membahas upaya mengantisipasi fenomena La Nina diprediksi terjadi pada bulan ini hingga Februari 2022. (mrk/jpnn)
Bupati Sumedang meminta semua pemangku kepentingan dan masyarakat mengantisipasi potensi bencana dampak fenomena La Nina
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- BMKG Sebut Jakarta Diliputi Awan Tebal Hari Ini, Ada Hujan Juga
- Peringatan Dini BMKG, Waspada Gelombang Tinggi di Kepri
- Sejumlah Daerah Diguncang Gempa, Magnitudo 6.0 di Wanokaka NTT
- Kapolda Riau Pastikan Antisipasi Bencana di Jalur Riau-Sumbar
- Mega Insurance & Lifepal Bayar Klaim Kendaraan Korban Banjir Bekasi dengan Proses Cepat
- Ada Genangan Air di Batang, Kereta Api Gumarang Terhenti di Semarang Hampir 2 Jam