Burhanuddin Kecam Pihak yang Manipulasi Hasil Survei demi Perpanjang Masa Jabatan Presiden
Sabtu, 26 Februari 2022 – 13:41 WIB

Survei Indikator Politik Indonesia pada Desember 2021 menunjukkan mayoritas publik tidak setuju masa jabatan presiden diperpanjang hingga 2027. Foto: Twitter @BurhanMuhtadi
"Hal ini menunjukkan aspirasi sebagian elite yang menginginkan perpanjangan jabatan presiden hingga 2027 tidak sesuai preferensi mayoritas warga," lanjut Burhan.
Burhan menyayangkan tindakan para elite yang memanipulasi hasil survei untuk memuluskan agenda mereka. "Saya sudah menjelaskan panjang lebar hasil survei Indikator di media maupun dalam bentuk tulisan. Hal ini penting karena ada sebagian pihak yang mengutip hasil survei kami secara tidak utuh," ungkap Burhan. (dil/jpnn)
Burhanuddin Muhtadi mengecam pihak-pihak yang menggunakan hasil survei tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi untuk mendorong agenda perpanjangan masa jabatan presiden
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Evaluasi Semester I Pemerintahan Prabowo – Gibran, Panca Pratama: Publik Merasa Puas
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI
- Civil Society For Police Watch Merilis Hasil Survei Tentang Urgensi Digitalisasi Kepolisian, Hasilnya?
- Aktivis Muda: Kritikan Konstruktif Perlu untuk Beri Masukan Kepada Pemerintah
- Tanggapi Survei LPI, Pengamat Unhan: Survei Bagian dari Pendidikan Politik