Buron Sejak 2012, Harun Ditangkap Setelah Diintai Dua Hari

jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Tim gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala serta Kejari dan Polresta Bandarlampung akhirnya berhasil menangkap Hendy T. Harun, Minggu (10/12).
Terdakwa kasus perambah dan penyerobotan tanah Register 45 di Mesuji ini masuk daftar pencarian orang (SPO) sejak 2012.
Kejaksaan berhasil menangkapnya setelah melakukan pengintaian selama dua hari.
Kasi Intelijen Kejari Menggala Akhmad Rafliansyah Pasha mengatakan, sebelumnya pihaknya mendapat informasi Hendy berada di rumahnya di Jalan Griya Nirmala, Wayhalim Permai, Bandarlampung.
Pengintaian dilakukan. Namun saat hendak ditangkap, Hendy berusaha kabur melalui halaman belakang dengan menggunakan sepeda motor. Tim juga sempat terlibat adu mulut dengan keluarga. Ini terjadi saat petugas hendak melakukan penggeledahan.
”Tim yang sudah melakukan pengawasan, melihat Hendy hendak kabur melalui halaman belakang. Ia dikejar dan berhasil ditangkap,” kata Akhmad Rafliansyah, Senin (11/12).
Setelah diamankan, ia dibawa ke Kejaksaan Tinggi Lampung untuk menjalani pemeriksaan administrasi dan kesehatan. Selanjutnya, Hendy dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Rajabasa.
Akhmad Rafliansyah menjelaskan, Hendy sempat ditahan saat kasus ini dalam tahap penyidikan. Pada proses persidangan, hakim memperpanjang masa penahanan.
Tim gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala serta Kejari dan Polresta Bandarlampung akhirnya berhasil menangkap Hendy T. Harun, Minggu (10/12).
- Polda Lampung Ungkap Hasil Forensik Peluru yang Menewaskan 3 Polisi di Lokasi Sabung Ayam
- Kopda Basar Tembak Mati 3 Polisi di Lampung, Peltu Lubis Berjudi
- Ini Kata Komnas HAM soal Kasus 3 Polisi Diduga Ditembak Oknum TNI
- Kapolda Bilang Isu Setoran Judi Sabung Ayam Hanya Asumsi tanpa Bukti
- Kapolri & Panglima TNI Sepakat Usut Kasus Tentara Tembak 3 Polisi, Ada Brigjen Diutus ke Lampung
- Lokasi Penembakan 3 Polisi di Lampung Area Texas, Banyak Beredar Senpi Rakitan