Buya Syafii Meninggal Dunia, PGI: Selamat Jalan Guru Bangsa

Gomar Gultom mengatakan kesederhanaannya membuat banyak orang kagum dan makin menghormatinya sehingga beliau mendapatkan tempat yang istimewa di hati rakyat Indonesia.
“Beliau sangat dekat dengan semua kalangan sehingga patut menjadi pola teladan bagi semua pemimpin agama dan pemimpin bangsa di Indonesia sebagai bangsa yang besar dan menghargai kemajemukan,” kata Gomar Gultom.
Dia menilai keteladanannya yang sangat sederhana dan menolak berbagai bentuk fasilitasi sangat perlu ditiru.
“Beliau menolak tawaran pengobatan di Jakarta, baik dari Ibu Megawati Soekarnoputri maupun dari Presiden RI Joko Widodo, karena merasa lebih nyaman dirawat di rumah sendiri, RS PKU Muhammadyah Yogyakarta,” kata Gomar Gultom.
“Bahkan untuk penguburannya pun beliau mewasiatkan untuk dikebumikan di pemakaman kalayak Muhammadyah di Kulon Progo dan tidak di pemakaman yang dikhususkan bagi Pimpinan Muhammadyah.”(fri/jpnn)
PGI berdukacita atas wafatnya salah satu Guru Bangsa Buya Syafii. Bangsa Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- Ketua KWI dan Ketua PGI Hadiri Perayaan Natal Bersama di Lingkungan Parlemen RI
- Pusat Gadai Indonesia Bagikan 8.000 Gram Emas Serentak di 6 Kota
- PT Panasonic Gobel Indonesia Raih IMRC Award 2024
- Penanganan Pasien Diare dengan Syndromic Testing, Hasil Cepat & Akurat
- Menhut Raja Juli Antoni Gandeng PGI, Kolaborasi Kelola dan Jaga Hutan Indonesia
- Pak Kapolri, Pemecatan Ipda Rudy Soik Mengusik Rasa Keadilan, Tolong Dipertimbangkan