Buyung : Anggodo Harus Tetap Ditahan
Rabu, 04 November 2009 – 18:27 WIB
JAKARTA -- Ketua Tim Pencari Fakta (TPF) Adnan Buyung Nasution dengan tegas meminta agar penyidik kepolisian tetap menahan Anggodo Widjojo. Buyung mengaku sudah mengingatkan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri untuk tidak membebaskan tokoh sentral dalam rekaman dugaan kriminalisasi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. Dikatakan Buyung, jika Anggodo dibebaskan,maka masyarakat Indonesia akan marah. Harapan tersebut juga sudah disampaikan langsung ke Kapolri. "Saya sudah mewanti-wanti, mengingatkan Kapolri tentang kemungkinan dampak bila Anggodo dibebaskan," urainya. Ikut serta dalam keterangan pers itu sejumlah anggota TPFantara yakni Kusparmono Irsan, AniesRasyid Baswedan, Hikmahanto Juwono, Denny Indrayana, dan Amir Syamsuddin.
"Anggodo harus terus diperiksa. Untuk efektifitasnya, harus tetap ditahan. Masalah teknisnya bagaimana, itu terserah kepolisian," tandas Buyung dalam keterangan pers Tim 8 di kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jakarta, Rabu (4/11).
Baca Juga:
Menurut Buyung, jika Anggodo dilepaskan dari tahanan, maka akan terjadi reaksi masif dari masyarakat. "Jadi, ini sangat riskan, bahaya, rakyat akan marah jika Anggodo dibebaskan. Masyarakat akan semakin curiga,kok dia diistimewakan, sakti betul itu orang," ujar Buyung.
Baca Juga:
JAKARTA -- Ketua Tim Pencari Fakta (TPF) Adnan Buyung Nasution dengan tegas meminta agar penyidik kepolisian tetap menahan Anggodo Widjojo. Buyung
BERITA TERKAIT
- Menhut Libatkan Akademisi, Eksekusi Arahan Prabowo Soal Reforestasi
- Wujudkan Pemerataan Listrik, PLN UIP MPA Capai Milestone Penting di Proyek Tobelo GEPP
- Ali Nurdin Sebut Komjen Ahmad Dofiri Sebagai Sosok Berintegritas, Cocok jadi Wakapolri
- Mendes Yandri Meminta Desa se-Kabupaten Serang untuk Bekerja Keras
- Menteri Nusron Ungkap 60 Persen Konflik Lahan Libatkan Oknum ATR/BPN
- KAI Properti Hadirkan Sentuhan Heritage dalam Beautifikasi Stasiun Yogyakarta