Cabai Mahal, Plt Gubernur Salahkan PD Pasar Jaya

jpnn.com - jpnn.com - Pemprov DKI Jakarta membuat terobosan agar harga cabai melambung tinggi tidak terjadi lagi.
Salah satunya dengan rencana memanfaatkan lahannya di Ciangir, Tangerang, Banten untuk ditanami bibit cabai.
"Kami sudah periksa tanahnya dan memungkinkan ditanami cabai. Sekarang kami lakukan berbagai persiapan," ujar Darjamuni, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, seperti diberitakan Indopos (Jawa Pos Group).
Darjamuni mengatakan, di Ciangir terdapat lahan milik Pemprov DKI seluas 100 meter. "Dari total luas lahan itu, 30 persennya akan ditanami karena sisanya dalam bentuk kolam dan persawahan," katanya.
Darjamuni mengatakan, pihaknya sudah menugaskan tim untuk mensurvei berapa banyak bibit yang bisa ditanam di lokasi tersebut. Setelah semua proses selesai termasuk pembersihan lahan, cabai segera ditanami.
"Yang ditanam jenis cabai rawit besar. Pemilihan ini karena lebih tahan pada serangan hama dan kebutuhannya cukup tinggi di Jakarta," terangnya.
Bibit cabai yang ditanam, sementara diambil dari stok kebun bibit yang ada. Jika akan ditanam hingga 30 hektare pihaknya berencana menggunakan dana dari APBD 2017.
"Nanti kami lihat kebutuhannya sebesar apa. Sementara kami pakai bibit dari kebun dulu, asumsi kita dalam satu hektare dalam setahun bisa dipanen sekitar satu ton cabai," jelasnya.
Pemprov DKI Jakarta membuat terobosan agar harga cabai melambung tinggi tidak terjadi lagi.
- Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Masih Rp 91.600 Per Kilogram
- Jelang Lebaran, Harga Pangan, Mulai dari Cabai hingga Daging Meroket
- Pemprov DKI Jakarta Siapkan Aplikasi Layanan Konsultasi Kesehatan Mental & Jiwa, Gratis
- Cabai Rawit Merah Tembus Rp 85 Ribu, Gubernur Luthfi Dorong Pemerataan Pasokan
- Bank DKI Cairkan KJP Plus Tahap I 2025 kepada 707.622 Siswa
- Harga Cabai Makin Pedas jelang Lebaran 2025, Daging Sapi Apa Kabar?