Cara Aman Konsumsi Daging Kambing untuk Penderita Hipertensi

Cara memasak daging kambing yang paling baik adalah dengan merebus atau mengukusnya. Namun, agar kandungan kolesterol di dalam daging kambing tidak bertambah, sebaiknya jangan gunakan santan saat proses pengolahannya.
Kemudian, untuk menghilangkan aroma khas kambing, sebaiknya remas daging kambing dengan potongan mentimun sebelum dimasak.
Banyak resep sehat yang dapat Anda kombinasikan dengan rebusan daging kambing. Misalnya, menjadikannya rawon, sup, atau semur. Sementara itu, jika Anda ingin mengolahnya dengan dikukus, menjadikannya sebagai pepes, siomay (menggunakan daging kambing cincang), atau nasi kebuli dapat Anda pilih sesuai selera masing-masing.
Terakhir, agar zat besi daging kambing dapat terserap dengan optimal, hindari mengonsumsinya bersamaan dengan teh, susu, atau obat mag. Akan lebih baik bila Anda mengonsumsi olahan daging kambing dengan sesuatu yang mengandung vitamin C tinggi, seperti air perasan jeruk murni atau jus mangga tanpa gula.
Jadi, jika mengalami hipertensi, Anda tak perlu menjauhkan diri dari daging kambing. Asalkan dikonsumsi tak lebih dari 90 gram per hari dan dimasak dengan cara dikukus atau direbus, daging kambing bisa menjadi sumber nutrisi yang baik untuk kesehatan Anda.(NB/ RVS/klikdokter)
Mulai saat ini, Anda bisa kembali mengonsumsi daging kambing lagi tanpa khawatir penyakit kambuh.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Jelang Lebaran, Harga Pangan, Mulai dari Cabai hingga Daging Meroket
- Taro Hadirkan Petualangan Seru di Jakarta Lebaran Fair 2025
- 5 Makanan Tinggi Kandungan Zinc yang Wajib Anda Konsumsi
- 6 Makanan yang Jangan Anda Konsumsi Bersama dengan Madu
- Dukung Pertumbuhan Ekonomi, TDN Ekspansi ke Semarang
- APG Luncurkan Daging Kualitas Premium, Siap Jadi Mitra Horeca